Pengaruh
Aspek Ketahanan Nasional Dalam Bidang Ekonomi
Berdasarkan
rumusan pengertian ketahanan nasional dan kondisi kehidupan nasional Indonesia
sesungguhnya ketahanan nasional merupakan gambaran dari kondisi sistem (tata)
kehidupan nasional dalam berbagai aspek pada saat tertentu. Tiap aspek didalam
tata kehidupan nasional relatif berubah menurut waktu, ruang dan lingkungan
terutama pada aspek-aspek dinamis sehingga interaksinya menciptakan kondisi
umum yang amat sulit dipantau, karena sangat kompleks. Dalam rangka pemahaman
dan pembinaan tata kehidupan nasional itu diperlukan penyederhanaan tertentu
dari berbagai aspek kehidupan nasional dalam bentuk model yang merupakan hasil
pemetaan dari keadaan nyata, melalui suatu kesepakatan dari hasil analisa
mendalam yang dilandasi teori hubungan antara manusia dengan Tuhan, dengan
manusia/masyarakat dan dengan lingkungan.
Perekonomian adalah salah satu aspek kehidupan nasional yang berkaitan dengan
pemenuhan kebutuhan bagi masyarakat, meliputi produksi, distribusi serta
konsumsi barang dan jasa. Usaha-usaha untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat
secara individu maupun kelompok serta cara-cara yang dilakukan dalam kehidupan
bermasyarakat untuk memenuhi kebutuhan. Sistem perekonomian yang dianut oleh
suatu negara akan member corak dan warna terhadap kehidupan perekonomian dari
negara itu. Sistem perekonomian liberal dengan orientasi pasar secara murni
akan sangat peka terhadap pengaruh yang datang dari luar. Disisi lain, system
perekonomian sosialis dengan sifat perencanaan dan pengendalian penuh oleh
pemerintah, kurang peka terhadap pengaruh dari luar. Kini tidak ada lagi system
perekonomian liberal murni dan system perekonomian sosialis murni karena
keduanya sudah saling dilengkapi dengan beberapa modifikasi didalamnya.
Perekonomian secara umum
Definisi perekonomian. Bidang perekonomian merupakan suatu
bidang kegiatan manusia dalam rangka mencukupi kebutuhannya disamping alat
pemuas kebutuhan yang terbatas. Hal tersebut dalam ilmu ekonomi menyangkut
berbagai bidang antara lain permintaan, penawaran, produksi, distribusi barang
dan jasa.
Bidang ekonomi tidak bias dilepaskan dengan
factor-faktor lainnya yang saling berkaitan. Perekonomian selain berkaitan
dengan wilayah geografi suatu Negara, juga sumber kekayaan alam, sumber daya
manusia, cita-cita masyarakat yang lazimnya disebut ideology, akumulasi
kekuatan, kekuasaan, serta kebijaksanaan yang akan diterapkan dalam kegiatan
produksi dan distribusi, nilai social budaya, serta pertahanan dan keamanan
yang memberikan jaminan lancarnya roda kegiatan ekonomi suatu bangsa. Proses
tersebut akan mempunyai dampak positif dalam arti meningkatkan kesejahteraan suatu
banga manakala kegiatan ekonomi itu terselenggara dalam posisi keseimbangan
antara permintaan dan penawaran, produksi, distribusi barang.
PENGARUH ASPEK KETAHANAN
NASIONAL PADA KEHIDUPAN BERBANGSA DAN BERNEGARA
Berdasarkan rumusan pengertian
ketahanan nasional dan kondisi kehidupan nasional Indonesia sesunggughnya
ketahanan nasional merupakan suatu gambaran dari kondisi sistem tata kehidupan
nasional dalam berbagai aspek pada saat – saat tertentu. Tiap aspek didalam
tata kehidupan nasional relative berubah menurut waktu, ruang dan lingkungan
terutama pada aspek-aspek dinamis sehingga interaksinya menciptakan kondisi
umum yang amat sulit dipantau, karena sangat kompleks. Dalam rangka memahami
dan membina tata kehidupan nasional itu, perlu suatu penyederhanaan tertentu
dari berbagai aspek kehidupan nasional, dalam bentuk model yang merupakan hasil
pemetaan dari keadaan nyata, melalu suatu kesepakatan dari hasil analisis yang
mendalam yang didasarkan oleh teori hubungan manusia dengan tuhan, dengan
manusia atau masyarakat dan dengan lingkungan sekitar.
1. Pengaruh aspek ekonomi
Perekonomian adalah salah satu aspek kehidupan nasional yang berkaitan
dengan pemenuhan kebutuhan bagi masyarakat , meliputi produksi, distribusi
serta konsumsi barang dan jasa. Usaha-usaha untuk meningkatkan taraf hidup
masyarakat secara individu maupun kelompok serta cara-cara yang dilakukan dalam
kehidupan bermasyarakat untuk memenuhi kebutuhan. Sistem perekonomian yang
dianut oleh suatu negara akan memberi corak dan warna terhadap kehidupan
perekonomian dari negara itu. Sistem perekonomian liberal dengan orientasi
pasar secara murni akan sangat peka terhadap pengaruh-pengaruh yang datang dari
luar. Di sisi lain, sistem perekonomian sosialis dengan sifat perencanaan dan
pengendalian penuh oleh pemerintah, kurang peka terhadap pengaruh dari luar.
Usaha untuk mencapai ketahanan ekonomi yang diinginkan perlu upaya
pembinaan terhadao berbagai hal yang dapat menunjang antara lain, yaitu:
1. Sistem ekonomi Indonesia diarahkan
untuk mencapai kemakmuran dan kesejahteraan yang adil dan merata di seluaruh
wilayah Indonesia melalui ekonomi kerakyatan untuk menjamin kesinambungan
pembangunan nasional, kelangsungan hidup bangsa dan Negara berdasarkan
pancasila dan UUD 1945.
2. Ekonomi kerakyatan harus menghindari
dari sistim free fight liberalism yang hanya menguntungkan pelaku ekonomi kuat
dan memungkinkan ekonomi kerakyatan tidak berkembang.
3. Struktur ekonomi dimantabkan secara
seimbang dan saling menguntungkan dalam keselarasan dan keterpaduan antar
sector pertanian dengan peindustruan dan jasa.
4. Pembangunan ekonomi dilaksanakan
sebagai usaha bersama atas dasar asas kekeluargaan dibawah pengawasan anggota
masyarakat serta memotivasi dan mendorong peran serta masyarakat secara aktif.
5. Pemerataan pembangunan dan
pemanfaatan hasil – hasil sumber dayanya agar dilakukan sesuai dengan
keseimbangan pembangunan.
6. Pengaruh aspek sosial budaya
Istilah sosial budaya mencakup dua segi utama kehidupan bersama manusia yaitu
segi sosial dimana manusia demi kelangsungan hidupnya harus mengadakan kerja
sama dengan mnusia lainnya. Sementara itu segi budaya merupakan keseluruhan
tatanilai dan cara hidup dalam tingkah laku dan hasil tingkah laku nya.
Rencana Kenaikan Harga BBM
Kenaikan harga bahan bakar minyak
(BBM) bersubsidi tidak terelakan pada 2013. Situasi ekonomi dunia yang belum
menentu dan kebutuhan pembangunan infrastruktur dalam negeri perlu direspon dengan
penurunan biaya subsidi BBM. Untuk mendorong akselerasi
pembangunan infrastruktur dan sejumlah sektor vital di Tanah Air, harga BBM
bersubsidi sebaiknya dinaikkan hingga mendekati harga pasar. Kompensasi
kenaikan harga BBM bag! rakyat miskin dan hampir miskin bisa diberikan secara
langsung berupa bahan pangan dan bantuan lainnya. "Kalau
harga BBM tetap disubsidi seperti sekarang, pembangunan infrastruktur dan
sektor vital akan terus tertinggal, anggaran negara terbebani, dan rakyat akan
hidup tidak realistis," ujar Ketua Umum Kadin Indonesia Suryo Bambang
Sulisto kepada Investor Daily di Vladivostok, Rusia, Senin (10/9). Menteri Perindustrian MS Hidayat mengatakan, apa pun
alasannya, harga BBM tahun depan harus dinaikkan kalau subsidi meningkat melampaui
kuota. Sedangkan Wakil Menkeu Mahendra Siregar tidak berani menyebutkan sikap
pemerintah. "Semuanya itu tergantung hasil pembahasan dengan DPR Oktober
ini," kilah Mahendra. Di tengah ketidakpastian ekonomi
dunia, Gubernur Bank Indonesia (BI) Darmin Nasution mengatakan, kenaikan harga
BBM kemungkinan tidak dapat dihindari. Meski begitu, pemerintah hendaknya
menaikkan harga BBM secara bertahap dan konsisten. BI menyarankan kenaikan harga BBM berlangsung selama
tiga kali agar dampaknya tidak terlalu memberatkan masyarakat "Setiap
kenaikan Rp 1.000 per liter, maka akan ada tambahan inflasi 0,3V ujar dia dalam
rapat kerja dengan Komisi XI DPR, Senin (10/9). Darmin
memprediksi, asumsi inflasi 2013 yang ditetapkan pemerintah sebesar 4,9% akan
meleset karena belum memasukkan dampak kenaikan tarif listrik. "Kenaikan
tarif listrik sebesar 15% akan menyebabkan tambahan inflasi sebesar 0,25% hingga
0,3%," jelas Gubernur BI. Selama ini,
rencana kenaikan harga BBM selalu digagalkan oleh DPR RI. Pemerintah hingga kini
juga belum memiliki tekad yang bulat untuk menaikkan harga BBM.