Wanita lebih rawan terkena
osteoporosis dibanding pria. Hal ini dikarenakan hormon estrogen yang ada pada
tubuh wanita. Hormon ini mengakibatkan wanita mengalami siklus khas. Estrogen
berperan pada datang bulan, kehamilan, menyusui dan menopause.
Peristiwa ini menyebabkan kalsium pada tubuh wanita mudah terlepas dari tulang
sehingga tulang keropos lebih mudah terjadi pada wanita ketimbang pria.
Wanita cenderung memiliki
tulang yang lebih kecil dan area tulang kortikal yang lebih kecil daripada
laki-laki. Perubahan kekuatan tulang juga terjadi pada pria, tetapi pria
mengalami perubahan yang tidak terlalu signifikan dibandingkan wanita.
Osteoporosis adalah masalah
global yang meningkat seiring bertambahnya usia dan jumlah populasi di dunia.
Faktanya, lepasnya kalsium dari tulang dimulai pada usia dini, yaitu pada umur
25 tahun.
Proses kehilangan kalsium dan
tulang berlangsung secara diam-diam, tanpa rasa sakit dan secara progresif.
Seringkali tidak ada gejala khusus yang timbul sampai patah tulang pertama
muncul, karena itu osteoporosis juga dikenal sebagai “The Silent Epidemic”.
Kebanyakan penderita tidak menyadari bahwa mereka menderita osteoporosis.

0 comments:
Post a Comment